Sekolah Negeri atau Swasta

Anak bisa belajar dimana saja kapan saja, mau disekolah negeri atau swasta, mau yang sekelas siswanya banyak atau private, terserah, ingat.. Daya tangkap anak tidak selalu sama.

Orang tua kini lebih cenderung memilih sekolah karena prestige, bukan karena prestasi.

Kini, sekolah dasar negeri sudah di tanggung pemerintah, biaya yang diperlukan untuk pertama masuk sekolah hanya biaya membeli seragam dan buku tulis serta perlengkapan sekolah lainnya seperti tas, sepatu, kaos kaki, dan alat tulis lainnya. Buku LKS sudah gratis di berikan sekolah. Orang tua sudah diringankan sekali bebannya.

Syarat untuk masuk sekolah dasar negeri ini hanya usia anak yang sudah 7 tahun namun biasanya ada sedikit kelonggaran ketika jumlah murid belum terpenuhi dalam 1 kelas, maka dibolehkan untuk calon siswa yang berumur kurang dari 7 tahun. Biasa nya terjadi untuk sekolah yg bukan favorit.

Namun jangan sampai hal ini jadi ~ apa ya namanya ~ bahan percobaan buat orang tua. Merasa anak nya sudah pintar dan bosan di TK, lalu coba – coba daftar di sekolah negeri siapa tau di terima, dengan niat ~yaaah buat main-main aja di negeri, nanti kelas 3 dipindahin ke swasta. Mana bisa belajar di negeri, sekelas muridnya banyak gitu~ jangan sampai ya, karena bisa jadi ada anak yang benar-benar niat belajarĀ  dengan kondisi orang tua kurang mampu, harus terhalang niatnya karena jatah kuota bangku di sekolah tersebut sudah habis oleh calon siswa yang coba-coba tadi.

Sekolah dasar swasta, sekarang juga sudah semakin banyak. Ada yang umum, terpadu, keagamaan. Monggo dipilih mana yang kira-kira cocok dengan kemampuan anak.

Nah.. Kadang orang tua memilih sekolah swasta tidak hanya melihat dari prestasi sekolah, tapi kadang dengan melihat ada siapa di sekolah tersebut.

Pernah saya bertanya ke beberapa teman yang menyekolahkan anak nya ke sekolah dasar swasta. ~Kenapa sih.. Mesti sekolah di SD A? Itu sekolah kan terkenal banget, terkenal mahalnya, biaya masuknya aja hampir sama kayak orang masuk kuliah~ lalu jawaban mereka apa? Intinya hampir sama meski di ucapkan dengan berbeda-beda ~di sekolah itu kan yang masuk tajir-tajir liel.. Selama 6 taun mereka disana pasti ada yg jadi sahabat. Gw cuma mau anak gw punya link bagus aja kedepannya~

Nah.. Sekarang terserah deh dengan pilihan anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s